Update

8/recent/ticker-posts

Ketum Partai Rakyat Arvindo Noviar: Dubes Saudi Harus Meminta Maaf

NOTULANEWS, Jakarta - Jika kita simak dengan seksama statment yang diucapkan oleh Pemerintah Indonesia dan DPR RI sebenarnya hal yang normatif sekali dan seharusnya tidak ditanggapi dengan Sembarangan  oleh Dubes Arab Saudi. 


"Sikap yang terlalu reaksional itu terkesan offside. Tidak mencerminkan budaya Islam yang seharusnya selalu mengedepankan tabayun". 


Ketua Umum Partai Rakyat, Arvindo mengatakan, "Urusan haji itu bukan urusan yang bisa dilakukan secara Gelagapan, terutama di kondisi yang masih tidak menentu oleh sebab pandemi covid-19 ini".


Urusan Haji ini urusan besar tidak bisa disiapkan hanya dalam waktu 1-2 bulan. Masa urusan umat mau disamakan dengan persiapan pagelaran acara pentas seni skala kelurahan, Ucap Ketum Partai Muda  ini di kediamannya, Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada Senin, (7/6/2021)


Beliau menambahkan, Sebaiknya Dubes Saudi segera meminta maaf secara terbuka kepada Rakyat Indonesia karena telah membuat gaduh urusan haji ini.


"Beliau menghimbau untuk tidak menggoreng dan memanipulir isu haji ini kemana-mana. Ini waktu yang tepat untuk melakukan sinergitas. Tenaga persatuan kita harus digunakan untuk hal-hal yang lebih positif bagi kemajuan Republik ini", tutupnya. (*/Gat)

Posting Komentar

0 Komentar